PENARUBAN – Air sungai disaluran irigasi yang berada diwilayah RT 01/09 Desa Penaruban, meluap akibat hujan deras hingga ke jalan dan masuk ke beberapa rumah warga. Dari kejadian banjir yang berlangsung dua kali (6-7/5/2019) tersebut, warga meminta untuk dilakukan normalisasi kembali saluran irigasi.

Permintaan warga tersebut, disampaikan langsung kepada Kepala Desa (Kades) Penaruban, Siti Syarifah, Kadus 4, Sukoco, dan Kasi Pelayanan, Suratno dalam rapat musyawarah RT 01/09 di rumah Ketua RT, Imam Sugiarto, Selasa (7/5/2019).

Dari pertemuan tersebut, Kades Penaruban, Siti Syarifah, mengatakan keinginan dan harapan warga RT 01/09 terkait normalisasi saluran irigasi yang berada di sisi Timur Jalan Raya Selakambang sepanjang kurang lebih 150 meter sudah dikomunikasikan ke Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Purbalingga dan ke dinas PSDA.

Luapan air dari saluran irigasi menggenangi halaman rumah warga di wilayah RT 01/09 Desa Penaruban, Selasa (7/5/2019) (Foto: Imam)

Ketua RT 01/09, Imam Sugiarto, mengatakan luapan air dari saluran irigasi ini sudah sering terjadi saat musim hujan, sejak 3 tahun terahir. Ketinggian luapan air mencapai 20-30 centi meter.

“Jelas ini sangat meresahkan dan menggangu aktifitas warga, terutama pengguna jalan raya. Adapun rumah yang terdampak langsung dari meluapnya air tersebut. ada sekitar 12 rumah,” katanya.

Luapan air dari saluran irigasi menggenangi halaman rumah warga di wilayah RT 01/09 Desa Penaruban, Selasa (7/5/2019) (Foto: Imam)

Dari persoalan itulah, maka warga segera bermusyawarah dengan pihak Pemdes Penaruban untuk mencari solusi yang terbaik. (*)

Pewarta: Admin