Tim Warior pada Liga 2 Askab U 23 yang baru berlangsung Senin (21/10/2019) lalu di lapangan Desa Keradenan Bobotsari. (Foto: Susanto)

PENARUBAN – Pada Liga 2 Askab U 23 yang baru berlangsung Senin (21/10/2019) lalu di lapangan Desa Keradenan Bobotsari, Tim Warior U 23 Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabuputen Purbalingga, Jawa Tengah turun lapangan bertanding melawan tim Argo Puri dari Desa Tlahab Kidul.

Meski belum beruntung melawan tim Argo Puri dengan skor 1-4, namun para pemain U 23 yang di wakili oleh club Warior dari Padukuhan Merden yang mencakup para pemain terbaik dari wilayah Desa Penaruban mampu memasukan 1 gol ke kandang lawan.

Susanto, Coach Manager Trio Desa Penaruban mengatakan dalam Liga 2 Askab ada 24 tim yang bertanding. Termasuk tim Warior Desa Penaruban.

“Tim Warior tahun 2019 ini, tim dengan pemain-pemain muda dan paling tua usia 20 tahun,” katanya.

Pelatih lain, Trio, juga mengatakan sebelumnya pada 13 Oktober 2019 tim Warior juga turun ke lapangan hijau bertanding melawan Command One dari Desa Karangmalang. Dan pada pertandingan ini, tim Warior juga belum beruntung dengan skor 0-2.

“Dengan dua kali kalah, maka tim Warior Desa Penaruban tidak lololos di putaran pertama,” ucapnya.

Kepala Desa (Kades) Penaruban Siti Syarifah, SPd yang dalam kesempatan itu ikut menyaksikan pertandingan mengatakan tetap optimis bahwa masih ada kesempatan untuk meraih prestasi di waktu mendatang.

Kades, berharap kekalahan tersebut menjadi pembelajaran agar lebih giat berlatih. Dan yang penting apapun hasilnya itu adalah sebuah proses yang harus di lewati.

“Dan yang lebih penting lagi adalah kepedulian Pemdes Penaruban terhadap kegiatan warga harus di barengi dukungan darri lembaga-lembaga terkait dan tokoh-tokoh mayarakat. Sehingga upaya Pemdes dalam membangun manusia seutuhnya bisa terealisir,” harapnya. (*) (admin)