PENARUBAN – Pagar area pemakaman di Padukuhan Bongok Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang Kabuputen Purbalingga, Jawa Tengah kini tampak lebih bersih, rapih dan indah. Setelah warga secara bergotongroyong mengecat pagar tersebut, sehingga kesan angker atau menakutkan pun hilang.

IMG-20190504-WA0012

Tampak ibu-ibu juga ikut mengecat pagar makam Padukuhan Bongok, Desa Penaruban (Foto : Rudy Yahya)

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga RT 01 R W 08 Desa Penaruban, Karyanto yang mengatakan bahwa setelah dicat area makam jadi indah dipandang.

IMG-20190504-WA0010

Pagar makam Padukuhan Bongok, Desa Penaruban setelah dicat (Foto: Rudy Yahya)

“Jadi tambah terang, bersih dan nyaman dipandang. Tidak seperti kuburan tua yang terlihat angker,” katanya, Sabtu (4/5/2019).

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu tokoh masyarakat, Rudy Yahya, bahwa kegiatan mengecat pagar makam merupakan tindak lanjut dari kegiatan bersih-bersih dan perbaikan lampu diarea makam.

“Selain untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan aktifitas bersih-bersih kampung. Mengecat pagar makam ini juga bagian dari pemeliharaan fasilitas umum, agar terawat dan terlihat indah,” katanya, disela-sela mengecat pagar bersama warga.

IMG-20190504-WA0011

Warga sedang mengecat pagar makam di Padukuhan Bongok, Desa Penaruban (Foto: Rudy Yahya)

Dalam kegiatan mengecat tersebut, tidak hanya kaum laki-laki. Namun kaum perempuan atau ibu-ibu rumah tangga juga terlihat turut serta mengecat. (*)

Peearta: Admin