PENARUBAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menggelar Pra Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Rembug Stunting Program Inovasi Desa (PIP) Tahun 2019 di Aula Balai Desa Penaruban, Senin (16/09/2019).

Kepala Desa Penaruban, Siti Syarifah, S.Pd, dalam sambutannya mengatakan digelarnya acara ini bertujuan agar para Kader Posyandu lebih paham mengenai apa itu stunting dan tahu bagaimana cara mengenangani stunting jika mendapati kasus tersebut di lapangan.

Dijelaskan oleh narasumber dari Puskesmas Kalikajar, Waryanto, S.Kep bahwa penyebab stunting ada dua hal, yakni kurang gizi dan penyakit. Dijelaskan pula mengenai akibat serta cara pencegahan stunting yang bisa dipraktekan pada kader posyandu.

(dari kiri) Kepala Puskesmas Kalikajar, Waryanto, Kades Penaruban, Siti Syarifah, S.Pd, dan Pendamping Desa, Setyo Haryono (Foto: Aulia)

Narasumber lain, Setyo Haryono yang merupakan Pendamping Desa menekankan bagaimana langkah pencegahan stunting. Seperti penyediaan sarana air minum, jamban, limbah keluarga, dan juga kegiatan cuci tangan pakai sabun.

Dengan dihadiri oleh sedikitnya 40 orang, yang terdiri dari anggota RDS (Rumah Desa Sehat), BPD, Bidan Desa, perwakilan Puskesmas Kalikajar, Kader Posyandu dan anggota PKK Desa Penaruban acara berlangsung dengan lancar. Dan peserta mengikuti sesi tanya jawab dengan antusias.

Dan kegiatan ini merupakan acara pertama setelah dibentuknya kepengurusan Rumah Desa Sehat pada Rabu (11/09/2019) lalu.