PENARUBAN – Pagi yang cerah di Desa Penaruban pada Jumat (10/04/2026) terasa tak seperti biasanya. Alih-alih langsung diisi dengan rutinitas berkutat di balik meja kerja atau tumpukan berkas, area halaman Kantor Kepala Desa Penaruban justru riuh oleh derap langkah senam, ayunan sapu lidi, dan gelak tawa.
Pemerintah Desa Penaruban menggelar agenda "Giat Jum'at Sehat dan Bersih". Namun, yang membuat kegiatan ini mencuri perhatian bukan sekadar aktivitas bersih-bersihnya, melainkan atmosfer keakraban dan kolaborasi yang luar biasa.
Giat pagi itu melibatkan seluruh jajaran Perangkat Desa dan Kader Pembangunan Manusia (KPM), dan terasa semakin istimewa dengan hadirnya dua pilar penting pengayom masyarakat, yakni jajaran Babinsa (TNI) dan Bhabinkamtibmas (Polri). Pagi itu, sekat seragam dan jabatan seolah lebur. Semuanya membaur menjadi satu tim solid dengan misi yang sama: membakar kalori dan menyulap area balai desa menjadi lebih asri.
Rangkaian acara dimulai sejak matahari baru saja menghangatkan bumi Penaruban. Seluruh peserta langsung memegang alat-alat tempur kebersihan—sapu lidi, sabit, cangkul, keranjang sampah, hingga alat pemotong rumput.
"Kesehatan fisik dan kebersihan lingkungan adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Kalau aparaturnya sehat dan kantor desanya bersih, energi positifnya pasti akan menular ke kualitas pelayanan untuk warga."
Gotong royong pun mengalir secara natural. Ada yang berbagi tugas memangkas rumput liar yang mulai meninggi di lingkungan kantor, membersihkan sedimentasi di saluran drainase, memotong rumput yang meninggi di sepanjang Jalan Pernadiwirya hingga merapikan area ruang tunggu pelayanan agar warga yang datang nantinya merasa jauh lebih nyaman. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ikut berpeluh kotor-kotoran membuktikan bahwa sinergi "Tiga Pilar" di Desa Penaruban bukan sekadar jargon di atas kertas, melainkan aksi nyata di lapangan.
Kegiatan Jum'at Sehat dan Bersih ini seolah mengirimkan pesan manis bagi seluruh warga Desa Penaruban: bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan jika dikerjakan bersama-sama.
Lewat sapuan sapu lidi dan tetesan keringat pagi ini, Pemdes Penaruban berharap rutinitas positif ini dapat terus menjaga kekompakan aparatur desa sekaligus menginspirasi warga untuk terus menggalakkan semangat gotong royong di lingkungannya masing-masing.
Lingkungan bersih, aparatur sehat, warga Penaruban pun senantiasa terlayani dengan senyum ceria!